Thursday, May 29, 2014

Buah Manggis mempunyai antioksidan yang luar biasa. Ekstrak kulit buah manggis juga mulai di konsumsi oleh masyarakat umum sebagai pengobatan herbal untuk mengobati berbagai macam penyakit. Berikut ini kami sajikan Khasiat dari Buah Manggis yang kami ambil dari berbagai sumber di Internet. Semoga bermanfaat.....


Beberapa Khasiat Buah Manggis :


1. MENYEMBUHKAN DAN MENCEGAH KANKER
Sekarang ini sedang dilakukan penelitian yang tiada henti tentang khasiat buah manggis terhadap penyakit-penyakit kanker. Hasil penelitian sementara, ekstrak yang terdapat pada buah manggis dapat mencegah tumbuhnya sel-sel pada penderita leukimia, menahan laju perkembangan sel pada kanker paru-paru, kanker hati, dan kanker usus.

2. MENCEGAH PENYAKIT YANG MEMATIKAN
Buah ini berkhasiat mengatasi penyakit yang dianggap berbahaya seperti diabetes, kanker, arthritis, Alzheimer, penyakit jantung, dan lainnya. Buah manggis memiliki kandungan zat xanthones yang bermanfaat untuk mengatasi penyakit-penyakit yang mematikan seperti di atas.

3. MENGURANGI BERAT BADAN
Masalah kegemukan terjadi karena membran sel dalam tubuh kita mudah membesar dan mengeras. Dan ini bisa diatasi oleh zat xanthones yang terdapat dalam buah manggis. Zat tersebut melunakkan kembali sel-sel, dan dengan cepat mengubah zat makanan menjadi energi. Kondisi ini membuat kita menjadi lebih sehat dan pada saat yang bersamaan bisa mengatasi kegemukan.

4. MENGHILANGKAN RASA SAKIT
Buah manggis juga berkhasiat mengurangi atau menghilangkan rasa sakit. Seorang dokter di Amerika Serikat mengaku mengganti obat-obatan penghilang rasa sakit yang diderita di lehernya dengan mengkonsumsi buah manggis secara rutin.

5. MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG
Penyakit jantung dan arteriosclerosis terjadi karena pembuluh darah di sekitar jantung kehilangan elastisitasnya. Dan buah manggis bisa memulihkan kembali elastisitas pembuluh darah melalui antimikorbial dan antioksidan yang dimiliki buah tersebut. Setelah pembuluh di sekitar jantung sehat dan kuat, maka risiko terhadap serangan penyakit jantung berkurang.

6. MELAWAN RADIKAL BEBAS
Buah manggis mengandung catechins yang terbukti lebih efektif dan lebih berdaya guna dibandingkan vitamin C atau vitamin E dalam melawan radikal bebas yang ada di dalam tubuh kita. Dokter Frederc Templeman yang menulis buku “A Doctor Challenge, A Mangosteen Solution” menyarankan bahwa mengkonsumsi buah manggis setiap hari sebagai makanan suplemen, akan mendapatkan zat antioksidan lebih banyak dibandingkan suplemen manapun yang ditawarkan dalam obat-obatan.

7. MENGURANGI TEKANAN DARAH TINGGI
Hipertensi atau tekanan darah tinggi juga terjadi karena adanya gangguan pada pembuluh darah, dan ini beresiko terhadap penyakit jantung dan stroke. Buah manggis bisa mengatasi hal tersebut, terutama untuk menormalkan berat badan.

8. MEMELIHARA PENCERNAAN
Semakin berumur manusia, maka secara alamiah semakin berkurang zat asam di dalam perut. Kondisi ini meningkatkan bakteri di dalam perut sehingga menimbulkan penyakit diare, kemampuan usus menyerap makanan semakin berkurang, dan kelebihan gas. Gejalan-gejala seperti ini bisa diatasi oleh zat xanthones yang terdapat pada buah manggis. Xanthones berkhasiat mengatasi kelebihan bakteri, dan menyeimbangkan kembali kerja perut.

9. MENJAGA SALURAN KENCING
Secara alamiah sesuai dengan bertambahnya usia, kemampuan otot-otot pinggul pada wanita akan menurun. Dan kondisi ini berpengaruh pada saluran kencing. Demikian juga dengan pria yang akan mengalami pembesaran prostat sesuai dengan bertambahanya usia. Hal ini sering menimbulkan infeksi karena bakteri-bakteri yang tidak berguna tidak bisa dikeluarkan secara menyeluruh melalui saluran kencing. Zat xanthones yang ada pada buah manggis termasuk zat yang mengaktifkan antibakteri.

10. MENGATASI GANGGUAN PERNAPASAN
Salah satu keajaiban zat pembunuh bakteri xanthones yang terdapat pada buah manggis adalah mengatasi gangguan pernapasan.

11. MENYEMBUHKAN ASMA
Asama tergolong penyakit mematikan akibat kerusakan sistem pernapasan. Buah manggis menjadi obat alternatif yang ideal untuk menyembuhkannya karena memiliki kemampuan melawan infeksi dan mengandung zat-zat yang mengurangi alergis.

12. MENGOBATI DAN MENCEGAH DIABETES
Salah satu penyakit kronis yang banyak diderita manusia adalah diabetes. Dan untuk membantu proses penyembuhan disarankan mengkonsumsi buah manggis yang mengandung zat-zat yang menormalkan tekanan darah, memulihkan energi, dan zat yang mengurangi kelebihan gula dalam darah.

13. MEMELIHARA KEMAMPUAN MENTAL
Gangguan atau kerusakan otak yang sekarang banyak dialami manusia adalah demensia, Alzherimer, Parkinson, stroke dan lain-lain yang merusak sistem syaraf pusat. Untuk mencegah hal ini, disarankan mengkonsumsi buah manggis yang banyak mengandung zat antioksidan. Zat ini juga mencegah mental degeneration (penurunan kemampuan mental).

14. MENINGKATKAN ENERGI
Buah manggis berkhasiat memulihkan stamina. Beberapa orang yang memakan buah manggis secara teratur mengaku mendapatkan energi tambahan saat melakukan kerja keras.

15. MENURUNKAN KOLESTEROL
Kolesterol “jahat” atau LDL (low density lippoprotein) yang berlebihan akan menempel di dinding dan menyempitkan pembuluh darah. Dan kondisi ini bisa dikurangi dengan zat xanthones yang terdapat pada buah manggis.

16. MENGATASI BATU GINJAL
Penyakit batu ginjal biasanya dialami oleh lelaki. Untuk mencegah penyakit batu ginjal disarankan mengkonsumsi 3 ons atau lebih buah manggis setaip hari. Mengkonsumsi manggis akan membuat kita lebih sering kencing sehingga dapat mencegah munculnya batu ginjal.

17. MENCEGAH GANGGUAN PENGLIHATAN
Katarak dan glukoma adalah gangguan penglihatan akibat radiasi yang menghilangkan protein pada lensa mata. Gangguan ini bisa diatasi dengan menghindari sinar matahari langsung (menggunakan kaca mata) dan mengkonsumsi manggis yang mengandung antioksidan.
(sumber : http://www.elitha-eri.net/2009/07/15/khasiat-buah-manggis/)



34 KHASIAT KULIT MANGGIS :

1.Anti-fatigue (energy booster / memberi tenaga)

2. Powerful anti-inflammatory (prevents inflammation / anti peradangan)

3. Analgesic (prevents pain/mencegah sakit urat saraf)

4. Anti-ulcer (stomach, mouth and bowel ulcers)

5. Anti-depressant (low to moderate / mencegah kemurungan)

6. Anxyolytic (anti-anxiety effect/mencegah kegelisahan, panik & cemas)

7. Anti-Alzheimerian (helps prevent dementia/mencegah penyegah Alzheimeria)

8. Anti-tumor and cancer prevention (shown to be capable of killing cancer cells/Mencegah kanker)

9. Immunomodulator (helps the immune system/system kekebalan)

10. Anti-aging (Anti penuaan)

11. Anti-oxidant (Antioksidan / Buang toxic / membuang racun dalam badan)

12. Anti-viral (membunuh kuman)

13. Anti-biotic (modulates bacterial infections)

14. Anti-fungal (prevents fungal infections / anti infeksi oleh jamur)

15. Anti-seborrheaic (prevents skin disorders)

16. Anti-lipidemic (blood fat lowering  / membuang kolesterol)

17. Anti-atherosclerotic (prevents hardening of arteries)

18. Cardioprotective (protects the heart / menjaga kesehatan jantung)

19. Hypotensive (blood pressure lowering / merendahkan tekanan darah)

20. Hypoglycemic (anti-diabetic effect, helps lower blood sugar / mengurangi gula dalam darah)

21. Anti-obesity (helps with weight loss / mencegah obesitas)

22. Anti-arthritic (prevention of arthritis / mencegah sakit tulang)

23. Anti-osteoporosis (helps prevent the loss of bone mass / mencegah tulang rapuh)

24. Anti-periodontic (prevents gum disease / mencegah gusi berdarah)

25. Anti-allergenic (prevents allergic reaction)

26. Anti-calculitic (prevents kidney stones/cegah batu karang)

27. Anti-pyretic (fever lowering/rendahkan suhu badan)

28. Anti-Parkinson (penyakit saraf parkinson)

29. Anti-diarrheal (mencegah diare)

30. Anti-neuralgic (reduces nerve pain/ meringankan sakit urat saraf)

31. Anti-vertigo (prevents dizziness)

32. Anti-glaucomic (prevents glaucoma/sakit mata)

33. Anti-cataract (prevents cataracts)

34. Pansystemic (has a synergistic effect on the whole body/Mengimbangi seluruh badan)

 (Sumber: www.xamthone-antiaging.com)
Kul

Thursday, April 3, 2014

EKSTRAK BUAH UNTUK OBAT HERBAL

Konsumsi buah segar setiap hari memang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.
Saat ini banyak di produksi ekstrak dari buah untuk pengobatan herbal. 
Berbagai penyakit dapat disembuhkan dengan meminum obat herbal secara teratur sesuai dengan petunjuk dalam kemasan.
Penyakit yang dapat disembuhkan dengan pengobatan herbal antara lain :
  • Kanker
  • Jantung
  • Hipertensi
  • Diabetes
  • Asam Urat
  • Stroke 
  • Dll 
Apabila usaha anda berobat ke dokter belum sembuh-sembuh juga, tidak ada salahnya mencoba terapi obat herbal yang sesuai dengan penyakit anda. 
Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang ingin mencari solusi pengobatan dengan obat herbal yang mujarab dan dapat dipercaya. 
Info obat herbal dapat anda klik disini.

MANFAAT KULIT MANGGIS & DAUN SIRSAK



Kulit Manggis :

Komponen Buah Manggis :

Besi, Serat, Kalsium, Vitamin C, Kalium, Vitamin B2, Protein, Katecin/tannin, Fosforus, Natrium, Vitamin B1, Niasin.

Berdasarkan penelitian Buah Manggis mempunyai bahan aktif biologi yang sangat kaya dengan ANTIOKSIDAN yang tinggi dengan aktivitas yang sangat kuat, selain vitamin, poly-saccharides, stilbenes. Disamping itu buah manggis ini unik karena mempunyai tambahan bioaktif yang hebat yaitu "Xanthone".

Apa Itu "Xanthone" ?
Xanthone merupakan sekumpulan molekul biologi yang sangat aktif di dalam kulit (pericarp) buah manggis yang berwarna ungu. Struktur berbentuk cincin segi enam dengan ikatan karbon kembar untuk memberi kestabilan kepadanya. Lebih 200 "Xanthone" terdapat di alam, dimana 40 "Xanthone" terdapat dalam buah manggis, terutama dibagian kulit (pericarp) buah manggis.

Nama ilmiah Manggis : Garcinia mangostana. Manggis telah digunakan dalam pengobatan tradisional kuno yang tercatat dalam sejarah Dinasti Ming (1268-1644AD). Penelitian ilmiah manggis seluruh dunia bila dicetak bisa mencapai setinggi 1 1/2 meter. Xanthos pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan Jerman pada tahun 1855 saat mempelajari penyakit disentri, karena berwarna kuning dan mengkristal dinamakan "xanthos" yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kuning. Tahun 1979 "alpha mangostin" yang dikenal sebagai anti-luka bakar di Madras, India. Hingga saat ini, lebih dari 200 xanthones telah ditemukan secara alami dan sekitar 40 dari xanthones tersebut ditemukan di manggis. Beberapa laboratorium penelitian telah menggaris-bawahi kemampuan xanthones mengatasi beberapa bakteri seperti: Staphylococcus aureus (bakteri penyebab intoksisasi), interococci , salmonela, helicobacter pylori (bakteri pencernaan), dan enterococci.

Daun Sirsak :

Mengandung senyawa alami seperti acetogenins, annocatin, annocatalin, annohexocin. annonacin, annomuricin, anomourine, anonol, caclourine, gentisic acid, gigantetronin, linoleid acid, muricapentosin.

Sejak bertahun-tahun silam, sirsak telah dimafaatkan sebagai obat antitumor oleh suku asli hutan Amazon, Amerika Selatan. Melihat fenomena tersebut, pada tahun 1976, Jerry L. McLaughlin bersama dengan salah satu rekannya Prof. Soelaksono Sastrodihardjo, PhD, peneliti dari Sekolah Ilmu dan Tekonologi Hayati, Instituts Teknologi Bandung melakukan penelitian khasiat daun sirsak.

Hasil penelitian tersebut adalah ditemukan beberapa kandungan senyawa aktif yang termasuk ke dalam annonaceous acetogenins. Beberapa senyawa turunan acetogenins yang ditemukan adalah acetogenins muricatocins A, muricatocins B, annonacin A, trans-isoannonacin.

Daun Sirsak (Graviola) telah diuji secara laboratorium sejak tahun 1970 sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil test menunjukkan khasiat daun sirsak secara efektif memilih target dalam membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda-beda, diantaranya :

  • Kanker Usus Besar
  • Kanker Payudara
  • Kanker Prostat
  • Kanker Paru-paru
  • Kanker Pankreas

Berdasarkan data dan hasil penelitian, daya kerja zat antikanker di dalam daun sirsak 10.000 kali lebih kuat dalam membunuh dan memperlambat pertumbuhan sel kanker secara alami dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo yang biasa digunakan. Bukan hanya itu daun sirsak juga mampu melenturkan saluran pembuluh darah dan mengencerkan darah sehingga baik juga untuk pengidap penyakit darah tinggi.

Wednesday, April 2, 2014

CEGAH FLU DENGAN NANAS



Saat musim hujan tiba, tubuh Anda rentan terkena penyakit seperti flu. Hal ini tentu menjadi ancaman bagi kesehatan Anda di tengah aktivitas yang padat setiap hari. Salah satu yang bisa Anda manfaatkan untuk mencegah flu ketika musim hujan adalah mengonsumsi nanas.
Kenapa nanas? Nanas dipercaya memiliki antioksidan yang tinggi untuk menjaga tubuh dari penyakit seperti flu. Secangkir jus nanas memiliki 100% vitamin C yang bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh.
Ternyata, nanas memiliki kandungan ajaib yang disebut Bromelain. Bromelain merupakan enzim yang hanya terdapat pada nanas dan pepaya. Selain mampu mencegah flu saat musim hujan, Bromelain pada nanas memberikan beberapa manfaat bagi tubuh Anda yaitu mengurangi nyeri tubuh secara efektif dan menjaga tubuh dari kedinginan.
Selain itu, enzim Bromelain pada nanas berfungsi sebagai anti-inflamasi atau sebagai enzim pembunuh bakteri jahat serta melawan infeksi. Meminum secangkir jus nanas ketika dingin mampu menenangkan tubuh Anda dari kondisi suhu yang ekstrim dan mampu menyembuhkan penyakit tenggorokan.
Nanas juga bermanfaat untuk mengencerkan lendir pada tenggorokan yang menyumbat sistem pernapasan. Selain memiliki manfaat mencegah flu datang akibat musim hujan, nanas juga berfungsi untuk meredakan batuk dan mual pada perut. Nanas juga telah digunakan untuk mengobati penyakit pernapasan  seperti bronkitis, demam, asma dan pneumonia.

MANFAAT KULIT JERUK



Jeruk memang merupakan buah yang kaya vitamin C. Tapi, tak hanya buahnya saja yang mengandung vitamin.Jika Anda memakan jeruk, jangan pernah buang kulitnya.Kulit jeruk ternyata memiliki banyak manfaat kesehatannya.
Meskipun rasanya pahit, kulit jeruk menyimpan segudang manfaat yang sangat berguna bagi tubuh Anda. Seperti dikutip dari IndiaTimes, eorang penulis The New Whole Food Encyclopedia, Rebecca Wood mengatakan kulit jeruk sama bermanfaatnya seperti kulit apel. Kulit jeruk diketahui mengandung lebih dari 60% flavanoid dan 170 jenis phytonutrients yang berfungsi untuk kulit dan sistem tubuh.
Kulit jeruk juga memiliki manfaat membantu mengatasi problem pencernaan, meredakan mual, meredakan asam lambung, serta mengeluarkan gas dari dalam perut.Kulit jeruk memiliki sifat yang khas yaitu anti microba dan anti peradangan yang berfungsi memperbaiki sistem pencernaan yang terinfeksi.Hebatnya, kulit jeruk juga dapat mengontrol kolesterol tinggi dalam tubuh.
Anda bisa memeras kulit jeruk hingga menjadi minyak.Ketika diolah menjadi minyak, kulit jeruk bisa membuat tubuh lebih rileks serta mengantar tidur agar tidur lebih nyenyak.Tak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, kulit jeruk juga dapat digunakan dalam hal kecantikan.
Kulit jeruk dipercaya sebagai mampu menyehatkan kulit seperti menyeimbangkan kondisi kulit menjadi segar. Selain itu, kulit jeruk juga mampu membuat wajah Anda terhindar dari jerawat akibat kelebihan minyak pada kulit.Anda juga bisa menjadikan kulit jeruk sebagai masker wajah yang bisa menghilangkan noda hitam dan kulit kusam.



Tuesday, April 1, 2014

PISANG BISA MENEKAN RESIKO STROKE



Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa jenisnya (Musa acuminata, Musa balbisiana, dan Musa paradisiaca) menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama. Buah ini tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun menjari, yang disebut sisir. Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang, meskipun ada beberapa yang berwarna jingga, merah, hijau, ungu, atau bahkan hampir hitam. Buah pisang sebagai bahan pangan merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral, terutama kalium.


Ada beberapa jenis pisang yang banyak dijual di pasaran, yaitu Pisang Cavendish (Jenis pisang Ambon dengan  kulit buah agak tebal, daging buah kekuningan), Pisang Mas (Bentuk bulat memanjang berkulit tipis kuning cerah), Pisang Barangan (Warna kulit kuning kemerah-merahan, daging buah kering dan beraroma baik khas dari Sumatera Utara), Pisang Raja Bulu (Warna kulit kuning cerah dengan warna daging buah kuning kemerahan), Pisang Kepok (Buah gendut dengan bentuk agak persegi, berkulit tebal, berwarna hijau ketika mentah & kuning pucat ketika matang, daging buah berwarna krem & bertekstur halus), dan Pisang Tanduk (Pisang dgn ujung meruncing, kulit buah berwarna kuning kecoklatan dan berbintik coklat).

Kandungan utama buah yang identik berwarna kuning ini adalah kalium atau yang biasa disebut potassium yang berfungsi sebagai pengaturan kadar air dalam tubuh atau darah. Selain itu, kalium juga bermanfaat bagi orang yang menderita kondisi mental speerti kecemasan dan stres. Kalium dianggap sebagai pembasmi stres yang sempurna, dengan demikian akan memastikan kinerja mental secara efisien pada manusia.

Bagi mereka yang suka berolaharaga, kalium juga penting dalam hal kontraksi otot. Konsentrasi kalium yang benar diperlukan untuk kontraksi otot yang tertatur dan relaksasi otot. Sebagian besar ion kalium tubuh manusia berada di dalam sel-sel otot. Singkat kata, kangdungan kalium pada Pisang dapat memelihara fungsi otot dan saraf secara optimal.

Sebuah studi menemukan orang yang cukup asupan kalium memiliki risiko stroke 24% lebih kecil. Meski begitu sebelumnya para peneliti menemukan bahwa konsumsi kalium pada orang tua dapat berbahaya karena menyebabkan  penurunan fungsi ginjal sehingga tidak dapat menghilangkan sisa-sisa kalium dari darah. Ternyata pendapat itu tidak benar.

Stroke adalah ancaman penyakit yang mengerikan karena prosesnya bisa berlangsung cepat. Jika tidak cepat tertolong, bisa berisiko kematian. Sebaliknya jika masih bisa diselamatkan tetap akan mengalami kecacatan. Studi baru menemukan bahwa makan 3 buah pisang setiap hari bisa membantu Anda menurunkan risiko stroke.

Peneliti dari Inggris dan Italia telah menemukan bahwa makan tiga buah pisang sehari dapat mengurangi risiko stroke. Peneliti mengatakan bahwa makan satu pisang untuk sarapan, satu pisang untuk makan siang dan satu pisang untuk malam hari akan memberikan cukup kalium yang mengurangi kemungkinan orang menderita penggumpalan darah di otak sekitar 21 persen.

Selain pisang, temuan ini juga menunjukkan bahwa stroke dapat dicegah dengan konsumsi makanan yang kaya kalium lainnya seperti bayam, kacang-kacangan, ikan bandeng dan lentil. Peneliti menemukan asupan kalium harian sekitar 1.600 mg, kurang dari setengah jumlah harian yang disarankan Inggris untuk orang dewasa 3.500 mg, sudah cukup untuk menurunkan risiko stroke lebih dari seperlima.

Pisang rata-rata mengandung sekitar 500 miligram kalium, yang membantu menurunkan tekanan darah dan mengontrol keseimbangan cairan dalam tubuh. Terlalu sedikit kalium dapat menyebabkan iritabilitas pencernaan, mual, denyut jantung tidak teratur dan diare. “Asupan kalium di kebanyakan negara jauh di bawah jumlah harian yang direkomendasikan,” ujar peneliti dari University of Warwick dan University of Naples. Dan jika orang mengonsumsi makanan yang kaya akan kalium, kemudian juga mengurangi asupan garam, angka kematian tahunan global dari stroke bisa dipotong lebih dari satu juta orang per tahun.